Postingan

IBNAN KARYA- PUISI PERIAS JALAN YANG MANJA

Perias jalan yang manja oleh : Ibnan Mawahid Bagai angin hembus engkau melangkah,dengan langkah gontai keluar dari sela sela. Tubuh sexy berperisai celana bikini, Bibir nonor merah delima, yang sudah rela melahap bibir mancung. Di trotoar jalan sepi bagai angkutan cari penumpang, Serambi menawar diri. 'Mas jemblemnya,jemblenya mas mari'. Segala tempat mewah menjadi saksi, dari air hina tercecer bahagia. Alat kontrasepsi jadi ahli mengatur nafsu berahi. Gonta ganti tanduk memasukinya. Kadang jerit nan mengrenyit melampiskan nikmat.. Ohh pemandu, pemandu jawara paling handal hewul . Goyangamu maut memporak porandakan dinding dinding hasrat. Terima kasih perias jalan- jlan, Tanpamu dunia merintih kedinginan

KUNCI SUKSES ADALAH TAQWA- OLEH BP TRI LAKSONO

Gambar
"Kunci Sukses itu adalah Taqwa " Oleh Bapak Tri Laksono Aswa Magelang-Temanggung Keajaiban dalam kata Taqwa adalah pondasi besar dari kehidupan. Terutama dalam masalah ekonomi dalam segi bisnis . Kita adalah manusia ekonomi yang pastilah membutuhkan donatur untuk dapat menghidupi kehidupan yang kita jalankan. Pada dasarnya kita itu adalah Penikmat bukan Pemberi, maka donatur itu adalah Allah dan kita hanya mengikuti apa yang menjadi kodrat dariNya. Dalam diakusi kali ini Bapak Tri Laksono sebagi Guru di Syubbanul Wathon memberikan gambaran luas tentang kehidupan yang sebenarnya. Dan trik menaklukan uang . Trik menaklukan uang ? Bagaimna ya menaklukan uang, kok bisa? bagaimna sih membangun bisnis , apa sih yang harus dilakukan lagi biar bisnis dan usaha berjalan ? Nah disini akan dibahas jawaban dari pertanyaan diatas. Kunci menuju Sukses itu adalah Taqwa . B egitulah kata beliau. Sebab dengan Taqwa akan ada suatu keajaiban yang datang tanpa kita duga...

Puisiku- Tentangmu

ALLAH MENGUJIKU ATAUKAH MENAKDIRKAN UNTUKKU? Allah menciptakan sebuah pertemuan bukan tanpa alasan, entah untuh sebuah ujian rasa, atau untuk sebuah pembelajaran , ataupun sebuah takdir tetap. Inilah aku dengan penuh harap Membaca setiap kalimah dalam abjad kata Aku tak mampu mengerti dengan bahasa yang Tuhan Beri Jatuh dan cinta sepertinya bukan sebuah logika nyata Itu hanya ilusi tentang kesendiriaan yang menguji Dihari itu, temu bertatap Saat sebelumnya hanya via surat Dalam gemerlap harap, membukakan pintu? Atau... Memberikan peluang? Yang jelas ilusi ini mengoyak pikiranku Menjadi candu , dan sebait rindu Ah kan hanya sekali? Mudah saja Allah membolak-balikkan hati ini Cukup ini uji, biar aku pendam sebuah harap sebelum labuhku tepat Dalam sejuta syarat Doaku-aku paling mujarab Aku yakin, sebab Dengaya kutak pernah temukan kecewa Lekas beranjaklah .. Sebab aku hanya ingin bertemu Bersamamu, dengan sholawat dan sholat ....

PUISI UNTUK NEGERI

 JIWAKU LENGAH Nasib malang hambat setiap manusia,bukan ! Jiwa lapuk termakan api amarah Susah redam bergejolak lebih Diatas tanah lahir berdiri gagah kebencian Virus menyebar menikam para penjiwa Mereka-mereka terhasut bingkai amarahnya Lalu? Kemanakah kemerdekaan dulu singgah? Damai, sejahtera tanpa gaduh membahana Jebakan amarah membius hingga dasar tubuh tumbuh Jiwaku lengah,musuh merambah Jiwaku kaku,rusak tertaut sudah Penompang tak ada lagi Jiwa ramah,kian hilang dalam sejarah Ego meradang membababi buta Jiwa rusaklah sudah Kobaran api merenggut,jiwa lemah tak terurus Luapan amarah meraja Bagai semut dalam gula Penuh,tapi tak dapat lahap makan ...

Edisi Jatuh Cinta

Gambar
I LOVE YOU A (ILYA) KAMU  (n) adalah alasan Tuhan , kenpa jarak terbentang jauh diantara kita . Hingga pada akhirnnya kita akan saling menemukan, atau bahkan ditemukan.

SASTRA PUISI

Politikus-kus Tikus-tikus pemilik saham Berhamburan dibar-bar kegelapan Bukan got lagi,apalagi lubang dibawah tanah Bukan” jendral” apalagi keju Tapi gambar pahlawan merah biru Pemilik dasi, mobil pribadi Dikawal kesana-kesini Tak peduli jiwa-jiwa lapar diujung negeri Mengemis demi sesuap nasi Hah ! tak patut .. Sadarlah hai tikus-tikus berdasi Pemilik nama rakyat tak punya harga diri

Coretan Akhir Agustus

Gambar
by:google Jangan katakan jika itu kan menyakitkan cukup sibukmu yang menyita sejuta waktu untukku kepada pena yang selalu bersanggar pada jarimu dan setumpuk kertas yang jadi pandangan seharimu bahkan laptop yang kian waktu, lelah menemanimu jangan katakan lagi, aku mohon biarlah aku terbiasa dengan keseharianmu menunggu dalam sabar menyendiri dalam penantian hingga tangan Tuhan menyapa kita tuk mempersatukan lewati ambang batas kerinduan yang kian hari menyekat dalam lorong hati tanpa sekalipun berlarian mencari udara.. mungkin? atau bahkan pergi jauh namun rindu ini mulai terbiasa dengan senandung sajakku tanpa lelah mengambang batas jadi coretan manis pantas kau baca, dan rindu ini  membunuh habis waktu tuk sekedar memikirkanmu.