(n) adalah alasan Tuhan , kenpa jarak terbentang jauh diantara kita . Hingga pada akhirnnya kita akan saling menemukan, atau bahkan ditemukan.
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Komentar
Postingan populer dari blog ini
-
Kumohon Hujjan Jangan Menghilang.. Ketika kamu adalah hujan kebahagiaan, Dan suka mu adalah rintik yang membendung dalam skala nyata Begitu banyak dan tak berhemti Dan hujanku adalah kamu? Kamu yang menjadi bahagiaku Ketika satu senyuman adalah alasanku berkiprah Berkiprah jalani hari tanpa tangisan.. Dan ketika hujan berada Aku mengintaimu dari balik jendela Duhai angin jaangan kau rebut dia dariku Duhai petir, Biarlah dia jadi sandaranku Sewaktu aku lelah jalani hari Hingga larut aku dalam pancaran kesucian negeri awan Tiap hujan yang berjatuhan Dialah yang menjdi penawar letih dalam satu sentuhan Dan... Kumohon jangan pergi terlebih dulu Hujan, Aku masih mengintaimu dalm gelisah Menahan rindu Dan tak menginginkanmu pulang Biarlah hujan saja Yang menemaniku disini Dengan deraasnya.. Aku merengkuh Bertahan Merindukanmu dalam kesakitan... Tentang hati, UP3AD Temanggung
Jalanku ialah jalan yang kau pijak siang dan malam Berayun lewati remang2 sapu tak berkesiangan Lihay nian gemuruh oksigen yang membelai Bak lilitan dalam belukar Kau tahu kenapa terjal? Karena batu itu enggan pergi dia telah nyaman hidup dalam kenakalan Tak kunjung jua? Kau tahu kenapa terjal menjadi istimewa? Disitulah kutemukan mimpi sang pecinta Bukan lagi sebagaimana aku harus berdiam Melainkan berjuang dengan detak jam weker tubuh yang tak lelah Lalu? Tak kau sikut dengan tanganmu yang manis itu? Jalanku adalah jalanmu Gunung pasir dan tanah serta kerikil Seolah bernyanyi dengan nada.. Aku dan aku yang teramat lelah,kapan aku pergi? Bersenandung terus tanpa ada obat penyembuh luka Lalu belerang menjawb... Tunggulah esok dengan pesonaku Kugantikan dirimu dengan seluruh angan yang bernostalgia dalam jalanku.. - Jalanku -
Sepucuk Surat Untuk Sahabat Selamat siang kau yang jauh? Kau pasti tahu udara dingin menyergap dalam kabut yang menggumpal. Yah dengan segala tipu daya yang sempat membuat kita kesal bukan? Hey.. Apa kabarmu? Dibawah langit kelabu itu kita pernah hujan dalam tangis. Ingatkah? Saat cakrawala membelah dalam alunan puisi senja yang kau singgahi? Ingatkah? Saat canda yang melepas penat? Ingatkah? Dan saat tangis yang kau lebur dengan canda tawa.. Ingatkah? Dan pada akhirnya? Semua berujung dengan perpisahan.. Kini aku hanya hidup dalam bayangmu Bayang yang senantiasa duduk dipersinggahan Yang menyapaku dalam tangis digelap malam Menegarkan dalam sisa-sisa tenaga Kau tak berpulang.. Lalu? Kauberi seenggok harapan Yang menyisakan kegaulan Duhai sahabat aku merindumu Lewati arus hidup yang kejam aku sendiri.. Berteman sepi.. Sejenak aku tersadar kau tak bisa pulang Dan kini hanya doa tuk lengkapi duniamu Dimna semua telah menguncimu dalam kebahagiaan Temanggung,5 Dese...
Komentar